28 July 2012
Kali ini mari kita mengintip rumah produksi Rendang Nenek. Rendang Nenek memiliki dua ruangan dapur, pertama dapur untuk membuat santan dan mengeringkan rendang. Ini sebenarnya merupakan dapur utama rumah kami namun digunakan juga untuk proses karamelisasi. Dulu kami hanya memiliki dapur ini untuk mengolah rendang.

Berkat kesetiaan para pelanggan kami, kini Rendang Nenek memiliki sebuah dapur lagi yang digunakan untuk memasak rendang. Dapur ini memiliki 4 buah kompor dan beberapa meja serta dipan untuk menggiling bumbu, memarut kelapa dan memeras santan. Berkat anda, kami sekarang memiliki 6 buah kompor gas dan rencananya akan kami kembangkan menjadi 10 buah kompor serta penambahan berbagai peralatan memasak lainnya untuk dapat terus mengejar permintaan pelanggan kami.

Setelah proses karamelisasi selesai, rendang yang telah kering akan berwarna kehitaman. Selanjutnya rendang dibawa ke meja makan kami yang ukurannya cukup besar untuk ditimbang lalu dikemas dengan rapih oleh istri saya. Disinilah meja kerja istri saya, Intan Rahmatillah. Tidak hanya mengurusi masalah operasional, dia juga yang menerima orderan.
Nah ruangan terakhir adalah ruangan saya , Ivan Diryana. Berbagai aktifitas pemasaran seperti pembuatan web ini, perencanaan, monitoring hingga meriksa tugas dan ujian mahasiswa terjadi diruangan ini. Kalau lagi santai, ruangan ini berubah menjadi ruangan bermain game atau menonton Music Video SNSD haha.

Dengan fasilitas yang terbatas kami terus mencoba memenuhi permintaan pelanggan yang terus meningkat. Kami akan terus melakukan continues improvement agar rendang yang menjadi kebanggaan bangsa ini semakin dikenal luas. Dalam waktu yang tidak lama lagi kami akan membuat dapur ketiga yang merupakan gabungan dapur satu dan dua dengan penambahan fasilitas produksi lainnya seperti kompor, parutan, ulekkan dll. Kami memohon dukungan dan do'a dari anda semua, para pelanggan setia kami.