Liputan Rendang Nenek di TransTV

Ramadhan tahun 2011, Rendang Nenek tiba-tiba mendapat telepon dari TransTV yang ingin meliput rumah produksi kami untuk acara jelang siang yang saat itu ditayangkan selama bulan Ramadhan. Alhamdulillah, ini suatu kesempatan yang amat sangat langka bagi kami, kesempatan untuk dapat masuk TV nih.

Kita sempet panik, maklum bukan artis jadi bingung juga ditawarin masuk tipi. Istriku cerita ke si bibi, pembantu kami sekaligus Manager Operasional Rendang Nenek. Si bibi langsung cerita-cerita ke pembantu sebelah, jadilah semua heboh kecuali Darrel, anak kami yang masih 2 tahun. Istriku udah sibuk mikir mau dandan seperti apa, si bibi juga sama, langsung nyiapin baju andalannya meski udah tua tapi kalo masuk tipi tetep harus gaya pasti dia juga udah nelfon ke saudara-saudaranya dikampung sana. Saya sendiri binun mau ngapain.

Akhirnya dateng juga pembawa acaranya, berbaju hitam dengan bordiran TransTV lengan kanannya seragam yang udah ga aneh lagi kalau sering nonton OVJ di tivi. Lalu kameramennya dateng. Nadya, si pembawa acara orangnya cukup cantik tapi yang menurut saya lucu adalah cara pengucapan “R” nya yang agak berbeda. Lalu kita berembuk apa aja yang akan diliput, setelah semua ok maka kegiatan peliputan pun dimulai.

Setelah meliput di rumah kami yang sederhana ini, hasil liputan kemudian disiarkan esok harinya jam 12 siang. Cukup membuat rumah kami heboh dengan deringan telfon, “Intan ada di TV yah!!” begitu kata saudara-saudara yang menelfon kami. Maklum orang-orang sudah mulai liburan lebaran saat itu, jadi tayangan jam 12 siang banyak yang nonton. Sayangnya kami hanya dapat merekam melalui streaming jadi hasilnnya kurang bagus. Tapi rasanya cukup untuk dijadikan kenang-kenangan tersendiri. Untungnya sang suami sigap memotret saat peliputan berlangsung, jadi ada sedikit dokumentasi yang cukup jelas.

 

Tinggalkan Balasan