
Tanggal 29 Desember 2012, Liputan mengenai Rendang Nenek terbit di harian Tribun Jabar. Sebelumnya Intan Rahmatillah, pemilik Rendang Nenek menjadi nara sumber pada sebuah artikel di harian yang sama.
Ramadhan tahun lalu, Rendang Nenek tiba-tiba mendapat telepon dari TransTV yang ingin meliput rumah produksi kami untuk acara jelang siang yang saat itu ditayangkan selama bulan Ramadhan. Alhamdulillah, ini suatu kesempatan yang amat sangat langka bagi kami, kesempatan untuk dapat masuk TV nih.
Alhamdulillah kita diliput lagi. Kali ini oleh B Channel Jakarta atau CT Channel kalau di Bandung. Tentunya kali ini kita lebih siap, dan sedikit lebih tenang karena pengalaman sebelumnya diliput oleh TransTV. Rekaman kali ini bukan dari streaming tapi dari alat perekam khusus, sayang karena masih gaptek jadi hasil rekamannya masih kurang bagus terutama kualitas suaranya.
Produk baru kami,

RENDANG AYAM SUWIR. Rendang ayam tanpa tulang seberat 220gr diolah dengan cara tradisional menggunakan bumbu-bumbu khas Rendang Nenek.
Renita, Jl. Tubagus Ismail XV/11 BANDUNG (0811213113) PIN 287885C5
Andi Tenri Pada, Jl. Siaga 1 No. 17E RT 04/RW 05, Pejaten Barat, Pasar Minggu, JAKARTA SELATAN (081280581228)
Ponti Indra, Jln Bengkurong Masin 99-10, Bandar Seri Begawan, BRUNEI DARUSSALAM
Rizka Jl. Teratai 6/31 Komplek Larangan Indah Ciledug, Tangerang (082125061054) PIN 22AC6795
Indah Yanti, Cirendeu Residence Blok D No.5 JAKARTA SELATAN (082110323117)
Itte Yulita, Jl Gn. Krakatau 3 Blok AC No.32 Perum Jatinegara Indah, JAKARTA TIMUR (0811157096) PIN 24C225C7
Toserda, Toko Serba Lada di Jalan Pajajaran No.4, BANDUNG
Ibu Nuni, Bakso Akup, Jl. Venus Raya No. 32, Kompleks Metro, BANDUNG (081395331638)
Ibu Susi, Jl Telagasari IV RT 31 No. 20, BALIKPAPAN (081350407414) PIN 299BA482
Ibu Astati Arman, Jl. Kebun Raya Residence Blok O-20 Pasir Kuda, BOGOR (081270026825) PIN 22578AAB
Ibu Shinta, Perum BTN regency blok B No. 6 Tiban, Sekupang. BATAM-Kepri (081364091982)
Ruko Sakura Regency J5/8B Jati Asih (021-8229450)
Selain rendang daging, Rendang Nenek menjual berbagai olahan rendang seperti ati, limpo, bebek, jamur dan jengkol dan akan terus menambah menu-menu lainnya. Silahkan lihat halaman Menu untuk melihat produk-produk kami.
Sebagian testimoni mengenai Rendang Nenek. Lengkapnya silahkan lihat halaman testimoni kami. Testimoni 1, Testimoni 2, Testimoni 3, Facebook




Apa bedanya Rendang Nenek dengan rendang lainnya?
Kami menggunakan daging import sehingga kualitas dagingnya lebih baik dan lebih empuk. Tapi yang terpenting adalah rasanya yang gurih,nikmat, agak kering, dengan rasa pedas yang pas. Lihat testimoni kami disini dan disini. juga di facebook kami disini
Selain itu kami mempertahankan cara pengolahan yang dilakukan dengan cara tradisional, tanpa blender, atau santan instan. Kami menggiling cabai sendiri dan memarut serta memeras kelapa sendiri menggunakan alat-alat tradisional dengan proses memasak yang membutuhkan waktu berjam-jam. Hasilnya rendang kami memiliki rasa dan tekstur yang khas, nikmat dan empuk.
Harga rendang nenek juga relatif lebih murah dibandingkan rendang lainnya, meski murah akan tetapi kualitasnya bukan murahan. Kami menggunakan berbagai metoda supply chain dan rekayasa finansial sehingga biaya operasional bisa kami tekan dengan tetap memberikan kualitas yang tinggi, asli dan nikmat.
Silahkan memilih rendang kesukaan anda di menu kami, atau baca artikel-artikel lainnya mengenai Rendang Nenek agar dapat lebih mengenal kami.
Agar tetap empuk, panaskan kembali rendang yang telah dikeluarkan dari kemasannya diatas wajan tanpa minyak.
Kini Rendang Nenek tersedia di Toserda, Toko Serba Lada, di jalan Pajajaran No 4 Bandung. Jadi buat pada pelanggan yang ingin membeli Rendang Nenek buat makanan sehari-hari atau untuk oleh-oleh, bisa datang langsung ke Toserda Jalan Pajaran No 4, Bandung. Jadi hemat ongkos kirim kan, ayo buruan mampir ke Toserda ntar kehabisan loh.
Akhirnya setelah cukup lama Rendang Nenek vakum dari kegiatan pameran, kali ini kami hadir pada pameren di Hotel Trans Bandung. Kegiatan ini sebenernya merupakan gabungan antara pameran dan seminar mengenai Brand Image yang diadakan oleh CWC (Creative Women Community).
Meskipun sudah cukup pede dengan pengemasan yang Rendang Nenek buat, namun tidak ada salahnya ikut pelatihan pengemasan yang diadakan oleh Perindag Bandung. Kegiatan ini diadakan selama 3 hari berturut-turut pada bulan Oktober dari pagi hingga sore.
Kali ini mari kita mengintip rumah produksi Rendang Nenek. Rendang Nenek memiliki dua ruangan dapur, pertama dapur untuk membuat santan dan mengeringkan rendang. Ini sebenarnya merupakan dapur utama rumah kami namun digunakan juga untuk proses karamelisasi. Dulu kami hanya memiliki dapur ini untuk mengolah rendang.

Kami menggunakan teknik vacuum sealer untuk pengepakan. Dengan vacuum sealer redang kami dapat bertahan hingga 1 bulan tanpa perlu dimasukkan kedalam kulkas. Selain itu berkat para pelanggan setia kami, kini kami memiliki dus kemasan sehingga daya tahan saat pengiriman semakin kuat dan tentunya membuat rendang nenek semakin menarik untuk dijadikan sebagai hadiah atau buah tangan...
Rendang Nenek harus tetap mempertahankan cara tradisional kalau ngga nanti "pamali", begitulah kata nenek kami......ga deng bohong haha, jaman internet gini masih percaya kayak gituan? Ok sebenernya ada hal khusus kenapa Rendang Nenek tetap diproses dengan cara tradisional tanpa blender, santan instan, dan lain-lain.